Read the stories of our inspiring SheMeansBusiness entrepreneurs
and how they are growing their businesses digitally, from all over the world.

Close X

SAYA MENGGABUNGKAN DESAIN DAN BISNIS UNTUK MENYUKSESKAN PERUSAHAAN

Anastasya Citra
Medan, Indonesia

Berkat media sosial, saya mendapatkan sarana untuk menunjukkan karya saya dan mulai mendapatkan pekerjaan desain.

Nama saya Anastasya Citra, pendiri TACI Design. Saya sebelumnya tidak bekerja di bidang ini. Saya berumur 30 tahun saat saya memulai hobi baru (dan kecintaan yang mendalam pada) perangkat lunak Desain. Internet telah membantu saya saat saya mengasah ketrampilan baru itu, dan saya juga belajar dari sarana tersebut. Media sosial juga memberikan sarana untuk menunjukkan hasil karya saya kepada teman-teman saya. Pelan-pelan, saya mulai menerima beberapa pekerjaan. Hal ini terus berkembang dan menjadi TACI Design yang saya dirikan sebagai Konsultan Desain dan Pengembangan Bisnis di tahun 2016.

Kami membantu perusahaan dengan berbagai aspek branding seperti logo, media sosial, dan pengemasan.

Pekerjaan yang masuk pada awalnya berhubungan dengan pembuatan logo dan banner. Pada saat saya menggabungkan desain dan branding, lingkup pekerjaan saya menjadi lebih luas. Beberapa perusahaan berminat untuk menggabungkan kombinasi keduanya dalam mengembangkan bisnis mereka. TACI Design membantu klien tersebut dengan visualisasi merek yang terarah dan cerdas. Kami mengerjakan logo, media sosial, pengemasan, dan semua aspek yang dapat mendukung branding perusahaan tersebut.

Kami telah berkembang dengan cepat berkat testimoni dari klien dan melalui sarana media sosial.

Dalam memasarkan TACI Design, media sosial menjadi strategi utama. Kami telah berkembang dengan cepat berkat testimoni dari klien kami. Portofolio media sosial yang bagus telah membuka kesempatan untuk mendapatkan proyek dari luar negeri. Permintaan proyek tersebut terutama datang dari Instagram. Kami masih kagum dengan kekuatan media sosial dan banyaknya kesempatan yang datang darinya.

DESAIN KAUS SAYA CERMINKAN KEBANGGAAN ATAS BUDAYA KHAS DAERAH SAYA

Dian Jimmy
Nusa Tenggara Timur, Indonesia

Desain pada kaus saya mencerminkan ciri khas kebudayaan daerah saya yang ikonis.

Saya memulai usaha Kios Kaos Kupang pada tahun 2012. Desain kaus saya umumnya unik karena mencerminkan kebanggaan dan mengangkat ciri khas kebudayaan yang ikonis dari daerah ini. Keinginan saya adalah membuat kaus yang sangat menarik dan terbuat dari bahan berkualitas tinggi.

Saya sadar akan kekuatan Facebook dan Instagram dan saya menggunakan keduanya untuk mengunggah produk dan berinteraksi dengan pelanggan.

Saya sadar bahwa turis merupakan pembeli terbesar dari kaus saya. Selain itu, saya juga menggunakan strategi pemasaran digital untuk mengembangkan usaha saya. Saya mulai menggunakan Facebook dan Instagram untuk mengunggah produk, berinteraksi dengan pelanggan, dan mengadakan kompetisi online untuk meningkatkan pengenalan merek saya kepada pembeli asing. Langkah ini telah menarik banyak perhatian kepada kaus saya dan terbukti menjadi langkah bisnis yang menguntungkan.

Saya berharap bisa bekerja dengan lebih banyak desainer sehingga saya dapat mengembangkan sektor pariwisata di daerah saya.

Saya ingin berperan aktif dalam meningkatkan sektor pariwisata di daerah saya. Hal ini bisa dibantu dengan menggunakan sarana online untuk kepentingan saya serta bekerja sama dengan desainer baru dan lebih banyak desainer.

MIMPI SAYA ADALAH UNTUK MEMBERIKAN UPAH YANG LAYAK BAGI PETANI KELOR

Meybi Agnesya Lomanledo
Nusa Tenggara Timur, Indonesia

Saya mendirikan perusahaan ini untuk membantu petani Kelor untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik.

Saya adalah pendiri Timor Moringa, Meybi Agnesya Lomanledo. Saya mendirikan perusahaan ini di tahun 2018 saat saya menyadari sebuah permasalahan yang dihadapi oleh petani Kelor di Nusa Tenggara Timur. Harga penjualan daun kelor sangat rendah meski manfaat daun kelor sangat banyak.

Saya tahu bahwa saya harus kreatif, jadi saya mulai membuat produk yang mengandung Kelor seperti teh dan coklat.

Saya sadar bahwa saya membutuhkan solusi kreatif untuk mengatasi permasalahan ini. Saya memutuskan untuk berinovasi dalam membuat produk berbahan dasar Kelor. Kami mulai membuat teh, coklat, dan produk lain yang mengandung daun Kelor. Pada awalnya, saya tidak mempunyai tenaga kerja yang cukup. Dengan menggunakan semua sumber daya yang saya miliki, saya berhasil menjual peroduk tersebut hingga ke luar negeri. Saya mulai menggunakan Instagram dan Facebook untuk bisnis saya karena saya ingin menjangkau pasar yang lebih luas. Hal ini membantu tujuan saya untuk memberikan keadilan bagi petani lokal.

Kami telah berkembang dengan cepat berkat testimoni dari klien dan di media sosial.

Sejak memulai perusahaan ini, kami hanya menggunakan bahan baku 100% Daun Kelor Organik dari Nusa Tenggara Timur. Kami berusaha untuk mencapai tingkat keunggulan tertentu pada produk kami. Saat ini, Kelor dari daerah kami telah berada di peringkat kedua di seluruh dunia. Saya tertantang untuk terus mengembangkan bisnis saya dan membantu komunitas ini dengan segala kemampuan saya.
Anastasya
Citra
TACI Design
Read More

SAYA MENGGABUNGKAN DESAIN DAN BISNIS UNTUK MENYUKSESKAN PERUSAHAAN

Klik untuk cerita mendetail

Dian
Jimmy
Kios Kaos Kupang
Read More

DESAIN KAUS SAYA CERMINKAN KEBANGGAAN ATAS BUDAYA KHAS DAERAH SAYA

Klik untuk cerita mendetail

Meybi Agnesya
Lomanledo
Timor Moringa
Read More

MIMPI SAYA ADALAH UNTUK MEMBERIKAN UPAH YANG LAYAK BAGI PETANI KELOR

Klik untuk cerita mendetail

Copyright © 2021 SheMeansBusiness FB. All rights reserved.